Posted by : Unknown
Jumat, 06 Maret 2015
BISNIS OLAHRAGA MDIBIDANG TENIS MEJA
NAMA : MUHAMAD BAHY ALIF
KELAS : 14.S1TI.06
NIM : 14.11.7984
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
Jl. Ring Road Utara, Condong Catur, Sleman Yogyakarta
Telp. (0274) 884201-204 Fax. (0274) 884208
2014/2015
ABSTRAK
Sejarah permainan tenis meja di Indonesia baru dikenal pada tahun 1930. Pada masa itu hanyadilakukan di balai-balai pertemuan orang-orang Belanda sebagi suatu permainan rekreasi.Hanya golongan tertentu saja dari golongan pribumi yang boleh ikut latihan, antara lain keluarga pamong yang menjadi anggota dari balai pertemuan tersebut.Sebelum perang dunia ke II pecah, tepatnya tahun 1939, tokoh-tokoh pertenismejaan mendirikan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia).Pada tahun 1958 dalam kongresnya di Surakarta PPPSI mengalami perubahan nama menjadi PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia).
ISI
a) PROSPEK BISNIS TENIS MEJA
Permainan yang banyak disukai oleh anak-anak kecil hingga dewasa ini namanya tenis meja.
Semakin hari semakin banyak yang tertarik untuk bermain . Maka tidak mengherankan
bila jenis permainan yang makin terkenal ini oleh beberapa orang dijadikan peluang baru
dengan membuka usaha
Semakin hari semakin banyak yang tertarik untuk bermain . Maka tidak mengherankan
bila jenis permainan yang makin terkenal ini oleh beberapa orang dijadikan peluang baru
dengan membuka usaha
b) JENIS_JENIS BISNIS TENNIS MEJA
1) BET ATAU RAKET
Raket terbuat dari lapisan kayu tipis yang pada permukaannya dilapisi
karet khusus. Ukuran panjangnya adalah 6.5 inchi (16.5 cm) dan lebar 6
inchi (15 cm). Lapisan tipis ini bisa di tambahkan lapisan fiber glas,
karbon atau bahan lain sehingga bat menjadi ringan dan tahan getar.
2) BOLA
Bola tenis meja berdiameter 40 mm berat 2,7 gram. Biasanya berwarana
putih atau orange dan terbuat dari bahan selluloid yang ringan. Pantulan
bola yang baik apabila djatuhkan dari ketinggian 30,5 cm akan
menghasilkan ketinggian pantulan pertama antara 24-26 cm. Pada bola
pingpong biasanaya ada tanda bintang dari bintang 1 hingga bintang 3,
dan tanda bintang 3 inilah yang menunjukan kualitas tertinggi dari bola
tersebut yang biasanya digunakan dalam turnamen-turnamen resmi
Lapangan tenis dibagi dua oleh sebuah jaring yang di tengah-tengahnya
tingginya persis 91.4 cm dan di pinggirnya 107 cm. Setiap paruh
lapangan permainan dibagi menjadi tiga segi: sebuah segi belakang dan
dua segi depan (untuk service).
Lapangan dan beberapa seginya dipisahkan dengan gatis-garis putih
yang merupakan bagian dari lapangan tempat bermain tenis. Sebuah bola
yang dipukul di luar lapangan (meski tidak menyentuh garis) dikatakan
telah keluar dan memberi lawan sebuah nilai.
sumber :